Yuk Kelola Jejak Digital Yang Baik
Resume pertemuan ke : 2
Hari/tanggal : Rabu, 3 November 2021
Narasumber : Dedi Dwitagama
Moderator : Helwiyah
Seperti biasa hari-hari saya selalu dipadati dengan bejibun kegiatan. Sebagai kepala madrasah di MTsN 6 Bantul yang baru memasuki tahun kedua tentu harus banyak belajar. Dengan mengusung program unggulan 6+ProU Matsanaba ditahun pertama kepemimpinan saya, capaian madrasah di dua tahun terakhir ini sangat luar biasa. Baik kejuaraan yang dicapai madrasah maupun prestasi akademik dan non akademik siswa dari tingkat nasional sampai internasional. Untuk lebih mengetahui terkait MTsN 6 Bantul silakan simak Web dan youtube MTsN 6 Bantul (jangan lupa like, subscribe, dan komen yaa😊)
Hari ini saya harus membersamai kegiatan MGMP Kabupaten Bantul 4 Mapel yaitu Bahasa Indonesia, matematika, IPA, dan IPS yang sedang melakukan kegiatan On PKB di MTsN 6 Bantul. Bahkan MGMP Mapel IPS mengundang Bapak Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, beliau Bapak H. Muntolib, S.Ag.,M.S.I.untuk membuka acara workshop administrasi pembelajaran. Pukul 15.30 baru sampai rumah, makan, mandi, dan siap mengikuti kelas GMLD 4 yang dipandu oleh moderator hebat bunda Helwiyah dan narasumber super keren kakek guru Blogger Indonesia bapak Dedi Dwitagamadi dengan materi "Yuk Kelola Jejak Digital Yang Baik" . Sebelumnya saya sudah pernah mengikuti kelas beliau di BM 22 dengan materi yang berbeda. Kelas GMLD 4 dibuka pukul 16.00 dengan diiringi suara hujan yang akan membawa berkah.
Sambutan Kepala MTsN 6 Bantul Mafrudah, S.Ag.,M.Pd.I. pada acara Refleksi usai praktek pembelajaran
Mapel Bahasa Indonesia
Ekspresi bahagia siswa kelas 9 dan guru usai pembelajaran Bahasa Indonesia
Kepala MTsN 6 Bantul Mafrudah, S.Ag.,M.Pd.I. bersama Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY H. Muntolib, S.Ag.,M.S.I. dalam acara pembukaan workshop MGMP IPS Kabupaten Bantul
Membaca profil narasumber saya berdecak kagum. Prestasinya di dunia pendidikan, digital, dan sosial sangat luar biasa baik ditingkat nasional sampai internasional. Beliau lahir di Jakarta, 28 November 1964. pernah menjadi kepala Sekolah di dua SMKN ternama di Jakarta. Sebagai Pendidik, Trainer, Narasumber, Motivator dibidang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, HIV, AIDS, Kepemimpinan, Public Relation, TI, Menulis Kreatif, dan Pendidikan Karakter. Sekarang beliau mengajar Matematika di SMKN 50 Jakarta. Hobinya menulis di blog dan photografi.
Pak Dedi sangat piawai dalam membawakan materi sore ini. Kelas tidak dikunci, sehingga setiap peserta bisa langsung bertanya kepada beliau melalui moderator bunda Helwiyah. Dari pertanyaan -pertanyaan peserta tanpa terasa kita sudah digiring masuk pada materi. Mengapa banyak guru-guru dan tokoh-tokoh favorit kita sewaktu sekolah dulu tidak terekam jejaknya di dunia maya atau di jejak digital, karena beliau-beliau atau generasi sesudahnya tidak aktif menulis kisahnya atau perjalanan hidupnya di dunia digital. Sehingga ketika kita mencari di google, instagram, dan youtube, nama dan foto mereka tidak ditemukan. Hal ini sangat disayangkan. Padahal mereka orang-orang hebat. Sehebat apapun kita kalau belum tayang di googling maka kita bukan siapa-siapa.
Mengapa rekam jejak digital penting? Karena agar kebaikan yang kita lakukan dapat dibaca orang lain dan dapat memotivasi juga menginspirasi orang banyak.
Jejak Digital dapat berupa apa saja suka-suka kita mau menulis apa saja, mau memosting apa saja, asalkan kontennya menebar kebaikan dan kebermanfaatan. Bisa berupa karya tulis, karya foto, karya lukis, atau hanya sekedar foto sepatu favorit kita yang setiap hari kita pakai, kemeja seragam yang tiap hari dipakai, cerita fot keluarga, rumah, motor, mobil, kebun, hewan peliharaan, dll. Yang penting isinya tentang kebaikan semuanya didokumentasikan. Dunia digital luas tanpa batas.
Sebagai guru kita bisa mendokumentasikan semua rencana pembelajaran kita, semua hasil karya siswa baik di intagram, atau di blog bagi yang sudah punya. lama-lama kegiatan dokumentasi digital yang kita simpan kita tulis setiap hari, bisa menjadi buku dan bisa dinilaikan untuk kenaikan angka kredit. Wowww keren kaaan. Mengapa selama ini tidak kita pikirkan. Padahal setiap hari kita sudah melakukannya. Nahhh saatnya sekarang untuk memanfaatkan digital untuk memudahkan pekerjaan, meningkatkan kualitas pekerjaan dan menebarkan kebaikan. Tidak sulit kaaaannnnn.
Dan sebagai Kepala Madrasah saya sudah melakukannya. Semua kegiatan dan prestasi madrasah saya dokumentasikan dalam rekam jejak digital. Ketika coba klik nama MAFRUDAH di google ini yang muncul.
Jejak digital lainnya bisa diklik di channel youtube MTsN 6 Bantul
Wow, mantuuul. Salut ditengah segudang kesibukan ibu juga terjun di dunia literasi. Btw resumenya juga mantuuul..
BalasHapusTerima kasih Ambu. Ini sangat memotivasi utk terus tebarkan kebaikan. Salam Blogger Indonesia 👆🇮🇩
HapusMantaaaaap jiwa bu hajjah, good posting
BalasHapusTerima kasih matur nuwun bapak Suhu Guru Blogger Indonesia. Materi malam ini sangat menambah memotivasi saya. Smg sya bisa bikin buku solo
HapusWah... ibu hebat, mantap, keren bu, sy jadi pingin tapi apa sy bisa ya?
BalasHapusDengan ikut kelas Omjay yakinlah BISA💪🇮🇩
Hapushebat ibu kepala Madrasah semoga selalu diberikan kekuatan dan kesehatan, tlisannya bagus mudah di kenang dalam dunia digital dan menginspirasi
BalasHapusAamiin terima kasih. Doa yg sama juga ya buat panjenengan
Hapushebat bu... luar biasa
BalasHapusTerima kasih bunda Dwi
HapusLiar biasakren
BalasHapusLiar bias kren
BalasHapusKerennya pak Dail dmg nularrrr
HapusSiap
BalasHapus