Proofeading Sebelum Menerbitkan Tulisan


Resume pertemuan ke         : 13
Hari/tanggal                         : Senin, 1 November 2021
Narasumber                         : Susanto, S.Pd.
Moderator                            : Rosmiyati

Malam ini mengikuti 2 kelas Omjay secara berurutan. Sore tadi pukul 16.00 -18.00 WIB mengikuti kelas GMLD 4 pertemuan 1. Usai berbuka puasa, shalat jama'ah maghrib dan tadarus Al Quran, lanjut menyelesaikan resume GMLD. Tak lama berselang, suara adzan isya berkumandang, saatnya shalat jama'ah isya tambah 2 raka'at sunnah rawatib ba'diyah. Kembali ke laptop lagi untuk melanjutkan sesi kelas BM 22.  Dengan semangat tholabul 'ilmi, saya selalu berdoa semoga selalu diberi kesehatan dan ilmu yang bermanfaat. Omjay dan semua bapak ibu narasumber dan moderator semoga selalu diberi kesehatan dan kesuksesan yang tanpa henti menebar manfaat. 

Kelas BM 22 malam ini dibuka sang moderator cantik dan Smart bunda Rosminiyati yang akrab disaba Kak Ros, Guru jadul yang bermetamorfosis menjadi Guru Gaul Pembelajar  Menjuara. Dengan sapaan hangat penuh doa. Seperti biasa, kuliah malam ini dibagi menjadi 4 sesi:
1. Pembukaan
2. Penjabaran materi 
3. Sesi Tanya Jawab 
4. Penutup 
Bagi yang ingin bertanya, silakan menghubungi nomor 08127396949

Materi Proofeading Sebelum Menerbitkan Tulisan dengan narasumber bapak Susanto, S.pd. yang biasa disapa Pak D. Terus terang membaca judulnya saya belum paham dan masih asing terasa. Sehingga semakin menambah penasaran apa sebetulnya yang dimaksud dengan judul tersebut. Namun sebelumnya kita simak dulu profil Pak D narasumber kita. Susanto, S.Pd adalah pria kelahiran Gombong Kebumen, 29 Juni 1971 seorang guru kelas SDN Mardiharjo Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan. Penulis buku "Berani Menulis Dalam 20 Hari" ini alumni BM asuhan Omjay gelombang 15.

Sekarang kita simak pemaparan materi oleh Pak D. "Sebelum saya menyampaikan materi, saya sampaikan tujuan belajar kita malam ini". Demikian beliau mengawali kuliah malam ini.

Setelah membaca, menyimak, dan/atau menyaksikan video tentang proofreading dan Pediman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, peserta dapat:

1. Menjelaskan pengertian proofreading
2. Menjelaskan hal-hala yang menjadi objek proofreading 
3. Melakukan proofreading menggunakan KBBI dan PUEBI Daring sebagai alatnya.

Beberapa buku karya teman yang saya ikut di dalamnya sebagai editor di antaranya:

1. Kunci Sukses Menjadi Moderator Online (Aam Nurhasanah), Desember 2020.
2. Patidusa Pujangga Wiyata, Antologi Puisi Nusantara Bergema (Aam Nurhanasa, dkk), Januari 2021.
3. Bait-bait Kerinduan, Antologi Puisi Ungkapan Rasa Rindu (Rofiana, S.Pd., dkk), Maret 2021, Januari 2021.
4. Haru Biru Perjalananku, Catatan Perjalanan Tugas Kepala Sekolah Daerah Terpencil dan Satu Atap (“Ambu” Tini Sumartini), Maret 2021.
5. Merajut Goresan Tinta Berbuah Karya (Herni Sunarya Banah, S.Pd.), Maret 2021.
6. Purwakarya Literasi, antologi peserta Gel 18 (2021)
7. Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger (Bersama Bu Noralia Puspa Yunita dkk), Juli 2021.



Proofreading atau kadang disebut dengan uji-baca adalah membaca ulang sebuah tulisan, tujuannya adalah untuk memeriksa apakah terdapat kesalahan dalam teks tersebut. Kesalahan yang dimaksud di sini termasuk kesalahan penggunaan tanda baca, ejaan, konsistensi dalam penggunaan nama atau istilah, hingga pemenggalan kata. Perlu juga diketahui bahwa proofreading tidak sekadar menyoroti kesalahan tanda baca atau ejaan, tetapi juga logika dari sebuah tulisan, apakah sudah masuk di akal atau belum. 

Proofreader harus dapat mengenali: apakah sebuah kalimat efektif atau tidak,  susunannya sudah tepat atau belum, substansi sebuah tulisan dapat dipahami oleh pembaca atau tidak. Mengapa harus melakukan proofreading?

1. Proofreading oleh penulis. 
Proofreading adalah aktivitas memeriksa kesalahan dalam teks dengan cermat sebelum dipublikasikan atau dibagikan. Oleh karena itu, kegiatan ini sesungguhnya adalah kegiatan akhir setelah tulisan diselesaikan. Lakukan proofreading HANYA DAN HANYA JIKA tulisan sudah selesai dan naskah buku sudah selesai. 
Para Guru Menulis, selalu menasihati: "Tulis saja, jangan pedulikan teknis. Salah nggak papa mumpung ide masih mengalir. Jika sudah selesai, barulah kita lakukan editing." Jika proofreading dilakukan oleh penulis, kapan melakukannya? Jika naskah sudah selesai, lakukan proofreading setelah naskah diendapkan beberapa saat bisa hitungan jam atau hari. Agar dapat objektif.

 2. Proofreading oleh "orang lain"
Jika proofrading dilakukan oleh orang lain setelah naskah diendapkan, maka ketika melakukannya, ia bertindak sebagai "CALON PEMBACA"

Langkah Pertama
Merevisi draf awal teks, seringkali membuat perubahan signifikan pada konten dan memindahkan, menambahkan atau menghapus seluruh bagian.

Langkah Kedua
Merevisi penggunaan bahasa: kata, frasa dan kalimat serta susunan paragraf untuk meningkatkan aliran teks.

Langkah Ketiga

Memoles kalimat untuk memastikan tata bahasa yang benar, sintaks yang jelas, dan konsistensi gaya. Memperbaiki kalimat kalimat yang ambigu.
 
Yang keempat

1.  Cek ejaan. Ejaan ini merujuk ke KBBI & PUEBI, tetapi ada beberapa kata yang mencerminkan gaya penerbit
2.  Pemenggalan kata-kata yang merujuk ke KBBI
3.  Konsistensi nama dan ketentuannya
4.  Perhatikan judul bab dan penomorannya

Di atas berlaku untuk semua naskah. Termasuk naskah tulisan di BLOG. Jika Anda seorang blogger (dulu belum, mungkin) setelah ikut pelatihan di kelas ini, Anda adalag bloger karena resume dipublikasikan di blog. Hindari kesalahan yang tidak perlu misalnya typo atau kesalahan penulisan kata dan penyingkatan kata. Sedikit bahkan tidak adanya kesalahan penulisan (typo) akan membuat pembaca nyaman.

Kesalahan lain misalnya, memberi spasi (jarak) kata dan tanda koma, tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya. Tanda-tanda baca tersebut tidak boleh diketik terpisah dari kata yang mengikutinya. Untuk ini, penulis mestilah menguasai EYD (sekarang PUEBI) dan kata-kata baku di KBBI

Cara mudah melakukan proofreading terutama pada ejaan. 

1. Setelah tulisan di blog selesai, buka jendela draft, dan buka juga jendela pratinjau.
2. Baca tulisan pada jendela pratinjau
3. Jika ada kesalahan penulisa, blok kata yang salah lalu di copy
4. Setelah itu buka jendela draft, tekan tombol CTRL + F
5. Tempelkan salinan tadi di kolom pencarian CTRL + V. Akan muncul highlight tulisan, kita lakukan perbaikan, setelah itu klik tombol simpan atau CTRL + S
6. Buka jendela pratinjau, kemudian refresh atau tekan tombol F5


"Mantap sekali materi malam ini. Agar tulisan kita nyaman dibaca dan informasi/pesan yang ingin kita sampaikan dapat dipahami dengan baik oleh pembaca, kita perlu melakukan proofreading baik oleh diri sendiri maupun orang lain dalam rangka melakukan perbaikan sebelum tulisan diterbitkan, dengan menggunakan KBBI dan PUEBI". Kak Ros menyimpulkan materi dengan penuh semangat.

Saatnya kita masuk sesi tanya jawab:

P1: Berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan Proofeading dalam satu buku serta bagaimana kita dapat mengetahui bahwa hasil Proofeading yang telah dilakukan sudah baik atau sempurna. 
J1: Waktunya relatif. Belajar dari pengalaman, perlu waktu “beberapa hari” untuk membaca naskah secara utuh. Mengulangi membaca dan menandai kesalahan. Membaca lagi disertai perbaikan tulisan, ini memakan waktu “beberapa hari”. Diamkan setidaknya dua atau 3 hari. Lalu priksa kembali, dan naskah dikembalikan kepada penulis, untuk diperiksa kembali.


P2: Dalam melakukan pemeriksanaan kesalahan atau lebih halusnya mengedit sebuah naskah membutuhkan suatau pemikiran yang pasti dan tepat tentunya memiliki etika dalam aktivitas tersebut. Bagaimana strategi yang baik agar tulisan yang kita publikasikan itu menarik, bisa diterima logika, mudah di fahami dan terkesan mengedukasi bahkan menghipnotis para pembacanya?
J2: Agar menarik, strateginya:
1. Tulisan sesuai dengan tema yang dibahas, mengandung unsur yang diperlukan, SIDAMBA terjawab: SIapa, Di mana, Apa, Mengapa, Bagaimana, dan Kapan terpenuhi sesuai tema.
2. Struktur kalimat yang digunakan baik dan benar S-P-O-K nya. Apakah kalimat tunggal atau kalimat majemuk. Jika kalimat majemuk bertingkat dengan anak kalimat, tulis dengan struktur yang baik dan benar.
3. Upayakan tidak ada kesalahan ejaan/penulisan/pemenggalan kata
4. Pilihan kata bagus, kata baku yang digunakan sesuai KBBI
Agar bisa diterima logika? Substansi tulisannya rasional, wajar.


P3: Apakah perbedaan proofreading dan editing ? Apakah pekerjaan editor sama dengan proofrider? 
Apakah proofreading berlaku juga untuk dokumen-dokumen penting?
J3: Editing lebih fokus pada aspek kebahasaan, sedangkan proofreading selain aspek kebahasaan, juga harus memperhatikan isi atau substansi dari sebuah tulisan.
Jadi, proofreading tidak sekadar menyoroti kesalahan tanda baca atau ejaan, tetapi juga logika dari sebuah tulisan, apakah sudah masuk di akal atau belum. Ya proofreading berlaku juga untuk dokumen-dokumen penting.

Yang terakhir Clossing Statement dari Pak D:
"Kuman di seberang lautan tampak, Gajah di pelupuk mata tidak tampak". 
Ibarat nonton bola di tribun atau di televisi. Seorang penulis adalah pemain bola. yang menggiring bola ke gawang lawan. Kadang tidak tahu di depan ada pemain yang hendak menjegal. Sebagai penonton di kejauhan tahu benar ke mana bola harus ditendang. Demikian pula penulis, perlu orang lain untuk ikut membaca tulisan kita. 

Kita tidak mungkin menguasai segalanya, hanya orang-orang tertentu yang ditakdirkan memiliki kompetensi: penulis, proofreader, editor, sekaligus. Untuk itulah diperlukan seorang proofeadier sebelum menerbitkan tulisan.

Semoga bermanfaat. Salam Literasi.

Komentar

  1. From afternoon to evening
    Keren semangatnya ibu👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. From this morning until tonight full activity.
      Seharian 6 agenda. Zoom 3, luring 3. Yg zoom bisa ikut 2, yg satu saya dispo waka kesiswaan. Yg luring rapat pembubaran panitia saya dispo KTU. Saya mengikuti bimtek pkb kepala madrasah full sehari. Mohon Smg sehat sll.

      Hapus
  2. Masya Allah....Senin belajar dana berbagi....resume keren dan lengkap walau waktu full

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bismillah tebar manfaat bun. Mhn bimbingan bunda helwi 🥰

      Hapus
  3. Ruaaaar Biasa Bunda satu ini, resume keren, lengkap, selalu menginspirasi.
    Keep the spirit Bun👍😊✊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap bunda Reni. Alhamdulillah kita berada dlm komunitas yg sehat dan menyehatkan 💞

      Hapus
  4. Mantap resume komplit soesial ceplok telor

    BalasHapus
  5. Keren bunda, lengkap. Sehat selalu bunda ditengah kesibukannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap bunda Rohaina. Sehat dan sukses selalu

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Mafrudah

Ciptakan Peluang Melalui Literasi Digital